7 Jenis Analisis Penjualan Beserta dengan Manfaatnya

Facebook
Twitter
LinkedIn
Analisis penjualan

Sales analysis atau analisis penjualan adalah laporan detail yang menjelaskan performa penjualan perusahaan, data konsumen, dan pendapatan. Adanya analisis penjualan ini  akan membantu perusahaan dalam mengevaluasi performa penjualan yang dilakukan.

Penerapan analisis penjualan tentu mendatangkan manfaat bagi perusahaan. Salah satu manfaatnya adalah perusahaan dapat memahami konsumen dengan lebih baik lagi. Di samping itu, perusahaan akan mampu memahami tren yang berlaku. Jangkauan pasar pun akan lebih luas.

Baca Juga: 5 Alasan Pentingnya Memperhatikan Etika Pemasaran

Mengenal Jenis Analisis Penjualan

Dengan mengetahui manfaatnya, tentu Anda ingin segera menerapkannya. Jika ingin menerapkan cara analisis penjualan, tentu Anda harus menyesuaikan dengan jenisnya. Adapun jenis sales analysis yang dapat Anda terapkan adalah sebagai berikut.

  • Market Research: Riset pasar dilakukan dengan menyurvei konsumen untuk mengetahui kebutuhan konsumen dan kondisi pasar. Selain itu, riset pasar juga dapat digunakan untuk mengevaluasi performa perusahaan dan kelemahan strategi pemasaran yang dijalankan. Riset pasar juga dilakukan untuk mempelajari kompetitor dan mendapatkan peluang bisnis.
  • Prescriptive Analysis: Analisis ini dilakukan dengan didasarkan pada pola, informasi, dan data-data yang ada. Tujuannya adalah untuk mempelajari konsumen serta prospek yang memungkinkan. Dengan begitu, perusahaan dapat mengetahui konsumen potensial serta prospek yang seharusnya dikejar.
  • Diagnostic Analysis: Teknik yang digunakan pada analisis ini adalah melakukan observasi terhadap tren penjualan. Dengan teknik ini, analisis internal perlu dilakukan untuk mencari pokok masalah yang selanjutnya akan diselesaikan melalui brainstorming.
  • Sales Effectiveness Analysis: Analisis ini dilakukan untuk memonitor sales yang melakukan penjualan secara efektif dan yang mengalami kesulitan. Dengan begitu, perusahaan dapat melakukan evaluasi sehingga penjualan dapat dilakukan dengan maksimal.
  • Product Sales Analysis: Teknik ini akan membantu perusahaan untuk mengetahui produk yang penjualannya sukses di pasaran. Dengan memanfaatkan teknik ini, data penjualan produk dari berbagai sudut akan mudah didapatkan sehingga perusahaan bisa mengantisipasi produk yang tidak mendatangkan keuntungan.
  • Sales Pipeline Analysis: Konteks dalam penjualan dapat ditemukan dengan memanfaatkan teknik analisis yang satu ini. Perusahaan bisa mendapatkan jawaban terkait berapa lama konsumen sudah berlangganan membeli produk. Kemudian, selain itu perusahaan akan menemukan jawaban terkait pertanyaan tim marketing mana yang paling sukses.
  • Predictive Sales Analysis: Analisis ini dilakukan untuk memprediksi risiko dan kesempatan yang mungkin terjadi. Hal ini dilakukan dengan menganalisis penjualan yang telah dilakukan. Dengan begitu, akan diperoleh gambaran yang lebih nyata.

Jadi, manakah jenis sales analysis yang hendak Anda terapkan di perusahaan?