Experiential Marketing: Ciptakan Pengalaman Pelanggan

Facebook
Twitter
LinkedIn
Experiential Marketing: Ciptakan Pengalaman Pelanggan

Strategi experiential marketing menjadi salah satu strategi untuk memasarkan produk. Lantas, apa itu experiential marketing? Experiential marketing adalah strategi pemasaran yang berupaya menciptakan pengalaman positif kepada pelanggan.

Jika pemasaran memanfaatkan platform digital, seperti media sosial, pengalaman tersebut dapat berupa komentar yang disampaikan pelanggan dalam unggahan konten marketing. Bahkan, jumlah views dan like terhadap unggahan konten marketing juga dapat menjadi bentuk keterlibatan pelanggan dalam menciptakan pengalaman positif.

Jika konsumen mendapatkan pengalaman positif, berarti mereka sudah merasa puas. Artinya, pengaruh experiential marketing terhadap kepuasan pelanggan sangatlah penting. Untuk itulah, tidak ada salahnya memanfaatkan strategi pemasaran ini.

Baca juga: 5 Ide Strategi Pemasaran Produk Kreatif untuk Bisnis Anda!

Apa Manfaat Experiential Marketing?

Sudah mulai banyak perusahaan yang menerapkan strategi pemasaran berbasis pengalaman seperti ini. Hal ini karena strategi ini dapat membantu meningkatkan brand loyalty. Artinya, penerapan strategi pemasaran ini menjadikan pelanggan lebih loyal terhadap brand tersebut. Di samping itu, data-data pelanggan juga akan lebih mudah diperoleh.

Hal ini karena pelanggan terlibat langsung dalam proses pemasaran. Data-data pelanggan tersebut dapat menjadi dasar untuk menghadirkan produk yang mereka butuhkan. Di samping itu, strategi pemasaran ini juga dapat menjaga hubungan baik antara perusahaan dan konsumen sehingga perusahaan bisa memperoleh umpan balik yang membangun.

Tujuan strategi adalah menyampaikan informasi produk kepada konsumen. Hal ini dapat berdampak pada pengetahuan konsumen terhadap produk. Dengan begitu, konsumen yang mendapatkan pengalaman positif dapat merekomendasikan produk kepada orang lain dengan baik.

Setelah mengetahui manfaatnya, tentu banyak yang mulai berpikir untuk menerapkan jenis strategi pemasaran ini. Namun, sebelumnya kenalilah terlebih dahu jenis dan contoh experiential marketing berikut.

  • Event: Banyak acara yang dapat menghadirkan pengalaman positif bagi konsumen, seperti konser musik dan bazar. Contohnya, Google pernah mengadakan Building a Better Bay Area tahun 2015 dengan memberikan sumbangan sejumlah dana ke berbagai NGO di Bay Area.
  • Pameran: Pameran produk juga menjadi bagian untuk mendatangkan pengalaman positif pada pelanggan. Strategi pemasaran ini kerap dilakukan oleh para penjual gawai supaya konsumen bisa melihat secara langsung kecanggihannya.
  • Used Generated Content: Konten ini pada dasarnya dibuat oleh konsumen. Perusahaan hanya memanfaatkan konten yang telah diunggah oleh konsumen. Karena dibuat pihak lain, konten pun terasa lebih meyakinkan.

Itulah seluk beluk terkait pemasaran yang mengupayakan pengalaman positif kepada pelanggan. Tertarik untuk menerapkannya di perusahaan Anda?