Apa Itu Rebranding? Ketahui Urgensinya bagi Perusahaan

Facebook
Twitter
LinkedIn
apa itu rebranding

Memahami apa itu rebranding penting untuk dilakukan oleh sebuah perusahaan. Pasalnya, dengan adanya perubahan tren, perusahaan harus melakukannya. Hal ini dilakukan agar brand perusahaan mampu bertahan. Di sisi lain, rebranding dapat membawa angin segar bagi perusahaan yang telah mulai redup performanya. Lantas, apa itu rebranding? Apa juga urgensinya bagi suatu perusahaan?

Mengenal Apa Itu Rebranding Perusahaan

Sudah tahukah Anda, apa itu rebranding? Rebranding adalah proses perubahan citra sebuah perusahaan. Dengan kata lain, perusahaan akan melakukan perubahan nama merek dagang. Hal ini biasanya disertai juga perubahan logo dan slogan yang menyertainya. Perusahaan dapat melakukan proactive rebranding atau reactive rebranding.

Proactive rebranding adalah branding ulang yang dilakukan perusahaan karena adanya kesadaran akan peluang untuk tumbuh dan berinovasi. Sementara itu, reactive rebranding adalah menghentikan produksi merek suatu produk untuk diganti dengan produk baru.

Contoh rebranding yang pernah terjadi di Indonesia adalah Sale Stock yang berubah menjadi Sorabel. Setelah lima tahun menjalani bisnis di bidang fashion wanita, Sale Stock akhirnya berganti nama menjadi Sorabel. Hal ini berdampak pada perubahan tampilan website dan aplikasinya. Namun, kualitas produk mereka tidak ikut berubah menjadi lebih buruk.

Facebook Inc. juga menjadi brand yang melakukan rebranding. Pada Oktober 2021, platform tersebut berganti nama menjadi Meta Inc. Menurut pendirinya, Mark Zuckerberg, hal tersebut berkaitan dengan masa depan Facebook Inc. yang hendak membangun metaverse. Ia berharap dapat menghubungkan semua orang secara digital apa pun kegiatannya.

Urgensi Rebranding bagi Perusahaan

Rebranding dilakukan oleh suatu perusahaan bukan tanpa alasan. Tentu ada tujuan atas dilakukannya rebranding. Adapun tujuan rebranding adalah sebagai berikut.

  • Mengubah persepsi: Brand suatu produk terkadang tidak sesuai dengan karakteristik perusahaan. Hal ini mendorong perusahaan untuk melakukan rebranding produk agar persepsi masyarakat sesuai dengan jati diri perusahaan.
  • Memulihkan reputasi: Nama brand sebuah perusahaan bisa saja tercoreng karena suatu permasalahan. Hal ini kemungkinan sulit untuk diperbaiki. Oleh karena itu, untuk menjaga reputasi, perusahaan melakukan rebranding.
  • Menciptakan kesadaran sosial: Tidak jarang sebuah brand mendapat tekanan sosial dari lingkungan. Rebranding menjadi upaya untuk membangun kesadaran sosial yang pada akhirnya dapat mengurangi beban perusahaan.

Dari tujuan di atas, Anda tentu menyadari akan pentingnya branding bagi suatu perusahaan. Namun, sebelum melakukannya, Anda perlu mengetahui tahapan rebranding

Anda bisa memulai tahapan rebranding dengan melakukan evaluasi dan riset. Kemudian, Anda membuat daftar rencana. Dari rencana tersebut, Anda bisa mendokumentasikan proses rebranding. Pada akhirnya, Anda harus melakukan sosialisasi terhadap semua anggota perusahaan.

BACA JUGA : 7 PROMOSI BISNIS YANG SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN ZAMAN