Apa Itu Customer Engagement? Cari Tahu Cara Membangunnya

Facebook
Twitter
LinkedIn
Customer Engagement

Jika Anda bertanya-tanya apa itu customer engagement atau keterikatan pelanggan, kami akan menjawabnya. Customer engagement adalah hubungan atau interaksi yang terjalin antara produsen dan konsumen. Hal ini penting untuk diperhatikan perusahaan karena berpengaruh terhadap loyalitas customer.

Jika memiliki hubungan yang baik, secara tidak langsung perusahaan akan mengikat konsumen untuk tetap menggunakan produk atau jasa perusahaan. Keterikatan pelanggan dapat direpresentasikan ke dalam empat dimensi. Adapun 4 bagian dari customer engagement adalah absorption, dedication, vigor, dan interaction. Keempat bagian tersebut saling terhubung.

Baca juga: 7 Promosi Bisnis yang Sesuai dengan Perkembangan Zaman

Cara Membangun Customer Engagement

Dari penjelasan sebelumnya diketahui bahwa tugas customer engagement adalah menjalin hubungan baik dengan pelanggan. Selain untuk mendapatkan loyalitas pelanggan, hal itu juga akan berdampak pada citra baik perusahaan. Untuk itu, perusahaan perlu membangun keterikatan pelanggan. Perhatikanlah cara meningkatkan customer engagement berikut.

1. Melakukan inovasi

Seiring dengan berjalannya waktu, setiap hal mengalami perusahaan, termasuk dalam dunia bisnis. Oleh karena itu, jika ingin bertahan, perusahaan harus melakukan inovasi demi menggaet calon konsumen. Hal ini bisa dilakukan dengan promosi melalui media sosial. Seperti yang kita ketahui, sebagian besar penduduk dunia memiliki akun media sosial. Selain itu, jangkauan promosi juga lebih luas.

2. Menghadirkan konten yang kreatif

Tidak sekadar memanfaatkan media sosial, perusahaan harus mampu menghadirkan konten yang kreatif. Jika berbentuk foto, perusahaan harus benar-benar memperhatikan sudut pengambilan gambar untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Sementara itu, untuk video, pastikan kualitas gambarnya bagus. Agar makin menarik, foto dan video dapat dibuat sesuai dengan isu yang sedang hangat.

3. Membuat website profesional

Untuk memaksimalkan usaha, perusahaan bisa mulai merintis website profesional. Melalui website, perusahaan dapat lebih mengeksplorasi produk daripada di media sosial. Penjelasan terkait detail produk bisa ditambahkan di website untuk memberikan informasi kepada pelanggan. Pada website, perusahaan bisa menautkannya dengan link media sosial yang aktif.

4. Berkomunikasi dengan konsumen

Berkomunikasi secara berkala juga dapat membangun keterikatan antara perusahaan dan konsumen. Hal ini dapat dilakukan dengan menghubungi pelanggan melalui email. Perusahaan bisa memberi tahu jika telah merilis produk terbaru. Perusahaan dapat juga memberi tahu jika ada program promo atau diskon. Dengan begitu, pelanggan akan merasa diprioritaskan.

5. Bersikap responsif terhadap pelanggan

Menunggu terlalu lama tentu dapat menyebabkan kebosanan. Hal inilah yang harus dihindari supaya pelanggan tidak merasa kecewa. Perusahaan harus mampu bersikap responsif terhadap umpan balik dari pelanggan. Umpan balik dari pelanggan dapat dijadikan sebagai masukkan untuk membangun perusahaan.

Pada intinya, menjalin hubungan baik dengan pelanggan adalah hal wajib bagi suatu perusahaan. Hal ini karena keberhasilan perusahaan dapat diukur dari banyaknya konsumen yang menggunakan produk atau jasa. Berikan pelayanan dan produk yang memuaskan untuk menarik simpati pelanggan.