Tips Pembuatan Laporan Stok Barang untuk Perusahaan

Facebook
Twitter
LinkedIn
Laporan Stok Barang

Laporan stok barang adalah laporan yang sengaja disusun untuk mengetahui jumlah persediaan barang dalam suatu instansi. Membuat laporan stok barang membutuhkan ketelitian yang tinggi supaya tidak terjadi kesalahan. Selain itu, dengan ketelitian yang tinggi data juga akan lebih akurat sehingga proses keluar masuk barang akan lebih efisien.

Tujuan laporan stok barang tidak sekadar sebagai bentuk pencatatan jumlah barang yang tersedia. Laporan tersebut juga dapat berfungsi untuk mengecek barang yang rusak atau tidak layak. Untuk memaksimalkan laporan, biasanya suatu perusahaan memanfaatkan aplikasi stok barang. Jika tidak demikian, perusahaan akan membuat buku stok barang.

Baca juga : Mengapa Harus Belajar Branding? Simak Alasannya Sebagai Berikut

Menilik Manfaat Laporan Stok Barang

Laporan persedian barang memiliki sejumlah manfaat. Karena itulah, sudah seharusnya suatu perusahaan membuat laporan persediaan barang. Adapun manfaat dari adanya laporan persediaan barang adalah sebagai berikut.

  • Mudah dalam mengecek jumlah barang – Setiap perusahaan pasti memiliki jumlah barang persediaan yang banyak. Terkadang, personel perusahaan kesulitan ketika mendapat tugas untuk mencocokan jumlah barang. Dengan adanya laporan persediaan barang, hal tersebut dapat tertangani dengan lebih mudah.
  • Mengurangi adanya penyimpangan – Ketika melakukan penyimpanan barang di gudang, sering kali terjadi kelalaian. Kelalaian tersebut dapat berupa lupa mengecek jumlah barang hingga lupa meletakkan barang. Kelalaian-kelalaian tersebut akan berkurang dengan adanya laporan persediaan barang.
  • Mempermudah pengambilan keputusan – Keputusan dalam kontes yang satu ini tentu berkaitan dengan pengadaan barang. Dengan melihat data yang ada di laporan persediaan barang, perusahaan akan mudah mengetahui kebutuhan barang. Dengan begitu, keputusan untuk melakukan pengadaan barang akan mudah terlaksana.
  • Memantau perkembangan usaha – Laporan persediaan barang dapat juga menjadi media untuk memantau perkembangan usaha. Dengan adanya laporan tersebut, perusahaan akan mudah mengetahui persediaan barang pada tahun sebelumnya. Perusahaan pun bisa membandingkan persediaan barang dari tahun ke tahun.
  • Mengetahui barang yang masuk dan keluar – Sangat penting bagi suatu perusahaan untuk mengetahui barang masuk dan keluar. Hal ini berguna untuk membedakan stok lama dan stok baru. Dengan begitu, pemanfaatan barang stok lama akan lebih maksimal sehingga tidak akan ada barang yang terbuang.

Tips Membuat Laporan Persediaan Barang

Sebelum membahas tips pembuatan laporan persediaan barang, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu cara mengatur stok barang. Sebaiknya, perusahaan memiliki ruang atau tempat khusus untuk menyimpan barang persediaan. Kemudian, perusahaan harus mempersiapkan sistem pencatatan, baik dalam bentuk aplikasi, form, atau buku.

Jika berbicara tentang sistem pencatatan persediaan barang, pastilah berkaitan dengan laporan persediaan barang. Laporan persediaan barang dapat disusun menggunakan berbagai media. Salah satu yang paling mudah adalah Microsoft Excel. Agar tidak keteteran, berikut ini adalah tips mudah dalam membuat laporan persediaan barang.

  • Mengelompokkan barang – Agar proses pembuatan laporan lebih mudah dan efisien waktu, ada baiknya barang yang ada di gudang Anda pisahkan berdasarkan kategori tertentu. Sebaiknya, barang dibedakan berdasarkan dengan jenisnya. Jika barang yang sesuai jenis sudah terkumpul, Anda bisa mengelompokkannya berdasarkan tanggal masuk sehingga mudah ketika akan menggunakan.
  • Mengumpulkan nota – Kemudian, Anda bisa mengumpulkan nota, baik nota pembelian atau penjualan. Nota tersebut dapat menjadi data untuk mengecek barang, apakah benar-benar ada atau belum. Selain itu, nota juga menjadi bukti jika perusahaan sudah melakukan pembelian atau penjualan suatu barang.

Itulah beberapa tips dalam membuat laporan stok barang. Sudah seharusnya perusahaan memiliki laporan tersebut untuk mempermudah dan memperlancar proses produksi. Selain itu, laporan tersebut juga dapat menjadi arsip bagi suatu perusahaan.